Bandung

Kota Kuliner, Fashion, artis dan Pelajar. Begitulah sebutan untuk kota Bandung.

Iklan

Bandung

Kota kuliner, fashion, artis dan pelajar. Begitulah sebutan untuk kota Bandung,  tempat saya merantau dan menetap dari bulan Juni 1990 hingga bulan Juni 2011. Selama itu saya berpindah-pindah karena tugas, namun pulangnya ke Bandung tiap bulan.

Di Bandung saya tinggal dengan kakak yang serasa sudah sebagai orang tua sendiri. Sementara orang tua dan adik-adik juga sering datang. Selama 26 tahun di Bandung, saya bisa berbahasa Sunda dari tahun pertama.

Bercerita tentang Bandung, sangat banyak yang teringat. Bila naik mobil, keluar di tol Pasteur bisa langsung ke arah kiri. Disini banyak Factory Outlet dengan barang-barang berkualitas terutama di Jl. Dago / Jl. Ir. H. Djuanda.

1399128_727584727270074_926325421_o
Jl. Ir. H. Juanda

Dari Dago, dekat ke Ciumbeleuit dan Punclut. Main ke daerah Punclut bisa dicapai dengan kendaraan pribadi atau angkot jurusan Ciumbeleuit-Kebon Kelapa dengan ongkos 3 ribu saja.

Di Punclut, depan RS. AURI, pagi-pagi ada “pasar kaget” yang menjual sayur-mayur, buah-buahan dan keperluan rumah tangga lainnya disamping ada makanan khas Sunda misalnya “Ulen” Sementara itu anak-anak terhibur dengan Kelinci yang dijual oleh pedagang sekitar 25 ribu perekor. Bisa langsung dibawa pulang karena sudah jinak.img_20161225_065908-e1496373171477

Bila malam hari jalan-jalan ke kawasan Alun-Alun sambil menikmati indahnya Kota Bandung.

Alun-Alun banyak kuliner, bank, hotel dan toko. Bisa ditempuh dengan berjalan kaki, kendaraan pribadi, angkot (hampir semua jurusan) atau naik becak.

Terus lagi ke kawasan jalan Braga yang banyak cafe dan live music, toko dan penjual aksesoris di pelataran toko. Suasana khas Bandung disini terasa dimana jalannya dihiasi hiasan kuno dan berjejer kursi antik untuk bersantai.

Jl. Asia Afrika. Disini banyak bangunan bersejarah diantaranya Gedung Merdeka dan di sekitarnya banyak hotel.

Tak jauh dari Jl. Braga ada daerah Cikapundung. Terkenal dengan pusat elektronik dan kuliner. Yang paling saya suka adalah Sate Padang, Lomang Tapai, Martabak Kubang, Bubur Ayam dan lain-lain.

IMG_20170829_195046

Lalu ada Masjid etnis Tionghoa di Banceuy dan arah ke Timur ada Masjid Karim Oey seperti di jalan Lautze, Jakarta.

Masjid Karim Oey
Masjid Karim Oey

Ke arah utara Bandung, selain Dago, bisa juga ke Cihampelas, pusatnya toko pakaian terutama “Jeans.” Tahun 70-an terkenal juga dengan kolam renangnya “Pemandian Tjihampelas” persis di bawahnya RS. Advent. Cihampelas saat ini lebih dikenal dengan adanya Cihampelas Walk nya (Ciwalk) tempat kuliner, hotel dan belanja. Aneka model gaya outlet disini. Banyak toko atau outlet bernuansa jadul. Foto ini, sebuah outlet laksans “warung indomie”  Paling asyik buat ngopi.

Ke arah timur atas di kaki Gunung Manglayang ada sebuah tempat bernama “Kampung Wisata Gumbira.” Jalannya menanjak, harus hati-hati menyetir kendaraan. Disini tidak ada angkot. Hanya ojeg.

Di sekitar ini ada lagi daerah bernama Caringin Tilu, sebuah puncak bukit pinus yang bertengger sebuah bintang berukuran besar. Bukan bintang asli tapi terbuat dari aluminium. Bila mendarat dengan pesawat di Bandung atau pada siang hari bintang ini berkilau kena cahaya matahari.

Menuju Caringin Tilu, masuk dari jalan  menuju “Saung Ujo” terus ke atas. Tempat ini sering digunakan untuk Lari Hash (seperti di Pancurbatu/Sumut)

Kembali ke kota Di sekitar Pasar Kosambi ada Jl. Gandapura, Jalan Riau dan lainnya yang banyak tempat kuliner diantaranya RM. Dapoer Penyet, Toko Kue Primarasa, Pepes Ikan Mas Tulang Lunak di Jl. Mangga dan masih banyak lagi.

Daerah Gedung Sate, ada Gedung Manggala Siliwangi yang sering diadakan pameran. Banyak pendatang dari luar Bandung bahkan luar negeri .

Save

SaveBerlanjut ke arah Tangkuban Perahu. Paling asyik kesini. Pemandangan kawah dan bukit terjal serta banyak pedagang asesoris. Sebelum ke Tangkuban Perahu ada pula arena outbond, restoran dan cottage. Grafika Cikole, Gracia Hotel dan lainnya. 

 

Penulis: Foto Jalan-Jalan

Suka foto, jalan-jalan, menulis, musik dan menggambar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.