Kopi


Kopi Indonesia

Semenjak dulu, Indonesia sudah terkenal dengan kekayaan akan komoditas sumber daya alam. Dari mineral tambang sampai rempah bumbu dapur, semuanya berhasil menarik perhatian dan minat negeri-negeri tetangga dengan Ibu Pertiwi.

Salah satu komoditas yang memiliki daya tarik terbesar di Nusantara adalah kopi. Sebagai salah satu negara dengan produsen kopi paling besar dan berkualitas, kopi Indonesia merupakan saingan berat Brazil, Vietnam, dan Kolombia di mata dunia.

Bukan cuma kopi luwak saja loh, yang membuat industri kopi Indonesia dikenal. Banyak yang masih belum tahu beberapa kopi berikut yang eksotis nan harum khas Indonesia. Apa saja? Yuk, simak!

1. Kopi Mandailing khas Sumatera.

Dimasak dari biji kopi Sumatera, kopi Mandailing terkenal akan tekstur halusnya yang nyaman di bibir dan lidah ketika diminum. Kopi ini juga memiliki rasa serupa cokelat.

Tingkat keasaman kopi nya nggak terlalu tinggi, sehingga enak diminum perlahan. Banyak penikmat kopi yang mengatakan kopi Mandheling memiliki cita rasa yang “membumi” dengan aroma herbalnya yang cukup intens.

Konon cita rasa unik dari kopi Mandheling dikarenakan tanah Sumatera yang kaya dengan mineral vulkanik dan iklim tropis.

Untuk menikmati rasa kopi Mandheling ini kamu nggak perlu jauh-jauh pergi ke Sumatera loh. Bubuk dan bijinya sudah tersedia secara online di Blibli.com!

2. Mocha Java

Mocha Java memang tidak 100% Indonesia, tetapi tetap jadi salah satu kopi Indonesia yang paling populer.

Campuran dari kopi Arabika Jawa dan Moka Yemen, kopi satu ini memiliki rasa yang mewah. Dalam Mocha Java, rasa yang kental dan lembut dari Arabika Jawa mendapat warna dari rasa liar Moka Yemen.

Kalau kamu mau membuat kopi ini, secara tradisional rasio Arabika Jawa dan Moka Yemen adalah 2 banding 1. Tentu saja, kamu bisa berkreasi dan menentukan takaranmu sendiri.

3. Kopi Toraja

Biji kopi Toraja (khususnya biji panggang) memiliki ukaran relatif kecil dan kulit mengkilap yang licin. Bila dimasak menjadi kopi, rasanya akan kuat dan memiliki kadar asam tinggi.

Kopi Toraja memiliki cita rasa kacang-kacangan yang tersembunyi dan aroma serupa kayu manis.

Banyak sekali cara menikmati kopi Toraja. Walaupun sudah nikmat tanpa campuran apapun, jika diberi gula, rasa kecutnya makin terasa. Krim juga merupakan sahabat kopi ini.

BACA JUGA Paling Asyik Nih, Kalau Ngopi di Delapan Tempat Ini

4. Kopi Gayo

Kopi yang satu ini menjadi unik karena cita rasanya tidak bisa ditiru di tempat lain. Berasal dari dataran tinggi Gayo di Aceh, kopi ini tumbuh secara alami di hutan liar.

Berbeda dari kopi yang langsung dikeringkan begitu saja, biji kopi di Gayo ini biasanya dikupas dulu kulitnya baru dikeringkan.

Kopi Gayo sangat terkenal akan rasanya yang nggak begitu pahit bila dibandingkan dengan kopi lain, namun memiliki aroma yang relatif lebih kuat.

Cita rasa kopi yang rumit dengan sedikit sensasi vanila menjadi sempurna dengan tingkat keasamannya yang pas-pasan.

5. Kopi Lintongnihuta

Lintongnihuta merupakan sebuah daerah di Tapanuli, barat daya danau Toba. Tumbuh di dataran tinggi yang kaya dengan kandungan besi, tanaman kopi di Lintongnihuta menghasilkan cita rasa yang eksotis.

Rasa manis dari kopi Lintong akan terasa seperti ‘meleleh’ di mulut dalam beberapa tegukan pertama. Aspek lain yang membuatnya leih nikmat adalah tingkat keasaman yang rendah dan nyaman di mulut.

Cita rasanya yang membumi juga langsung memberi tahu bahwa ini adalah salah satu kopi khas Sumatera. Kamu bisa mencoba menikmati kopi ini bersama krim dengan rasio 3:1.

Untuk merasakan kenikmatan kopi-kopi khas Indonesia kamu nggak perlu melakukan petualangan Nusantara. Dengan perlengkapan mengolah kopi yang lengkap, kamu juga bisa membuat kopi khas Nusantara di rumahmu sendiri.

Bingung cari tempat yang jual perlengkapan memasak kopi? Nggak usah repot! Tinggal cari di Blibli.com saja. Semua perlengkapan, bahan, dan pelengkap yang kamu butuhkan sudah tersedia di sana

Iklan

Penulis: Foto Jalan-Jalan

Suka foto, jalan-jalan, menulis, musik dan menggambar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.